Ekosistem/Mangrove

Mengenai mangrove Ekosistem hutan bakau

Mangrove adalah ekosistem hutan yang tumbuh di daerah pesisir tropis dan subtropis, khususnya di muara sungai, laguna, dan pantai yang terlindung. Ekosistem ini memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.

Mengenai mangrove

Jenis

Mangrove terdiri dari tiga jenis utama berdasarkan peran dan lokasinya dalam ekosistem pesisir, yaitu mangrove sejati, mangrove asosiasi, dan mangrove peralihan. Mangrove sejati seperti Rhizophora, Avicennia, dan Sonneratia tumbuh langsung di zona pasang surut dan memiliki adaptasi khusus terhadap air asin serta tanah berlumpur. Mangrove asosiasi seperti Hibiscus tiliaceus dan Barringtonia asiatica tumbuh di sekitar kawasan mangrove namun tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi pasang surut.

Persentase

Mangrove menutupi sekitar 147.000 hingga 150.000 km² wilayah pesisir dunia, dan Indonesia memiliki sekitar 20–23% dari total tersebut, menjadikannya negara dengan luas mangrove terbesar di dunia. Saat ini, luas hutan mangrove di Indonesia diperkirakan mencapai 3,36 juta hektare, dengan kondisi sekitar 64% tergolong baik, 19% sedang, dan 17% rusak atau kritis.

Manfaat

Mangrove memiliki banyak manfaat penting, baik secara ekologis, ekonomis, maupun sosial. Secara ekologis, mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, gelombang tinggi, dan tsunami, serta menjadi habitat penting bagi berbagai jenis ikan, udang, burung, dan satwa lainnya. Akarnya yang rapat membantu menahan lumpur dan mencegah erosi, serta menyaring limbah sebelum masuk ke laut.

Peta Penanaman Mangrove

Peta ini menampilkan berbagai lokasi penanaman mangrove yang telah dilakukan oleh komunitas, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan relawan lingkungan di wilayah Kepulauan Riau. Titik-titik pada peta menunjukkan aktivitas rehabilitasi pesisir dari tahun ke tahun, mencerminkan upaya bersama dalam menjaga ekosistem mangrove. Melalui peta interaktif ini, pengunjung dapat melihat sebaran lokasi penanaman, memahami skala partisipasi masyarakat, serta mempelajari area pesisir yang menjadi fokus pemulihan habitat.

Selengkapnya